UPAYA PENERAPAN TEKNOLOGI BERSIH DARI EMISI KENDARAAN
Permasalahan Lingkungan Pada Kota Kendari

Permasalahan pada aspek lingkungan di kota Kendari yang menyebabkan terjadinya penurunan ketidaknyamanan hidup bagi warga kota kendari yaitu pada aspek sistem transportasi. Kota Kendari mempunyai tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup padat beradasarkan pengamatan yang terjadi dilapangan. Dampak bagi lingkungan akibat penerapan sistem transportasi yang kurang matang, bisa menimbulkan berbagai permasalahan, diantaranya kemacetan dan tingginya kadar polutan udara akibat berbagai pencemaran dari asap kendaraan bermotor.
Dampak
yang dirasakan akibat menurunnya kualitas udara perkotaan adalah adanya
pemanasan kota akibat perubahan iklim, penipisan lapisan ozon secara regional,
dan menurunnya kualitas kesehatan masyarakat yang ditandai terjadinya infeksi
saluran pencernaan, timbulnya penyakit pernapasan, adanya Pb (timbal) dalam
darah, dan menurunnya kualitas air bila terjadi hujan (hujan asam). Contoh
kasus terjadinya kemacetan di jalan M.T Haryono, kawasan pasar Sentral Wua-wua
pada jam-jam tertentu yang diakibatkan oleh tingginya volume kendaraan bermotor
yang melintas. Terlebih lagi, banyaknya kendaraan besar yang melintas menjadikan
polutan yang dihasilkan semakin tinggi dari tingkat emisi yang dihasilkan.
Upaya
Penerapan Teknologi Bersih
Teknologi
bersih yaitu semua produk, jasa, dan proses yang mendayagunakan bahan ramah
lngkungan dan sumber energi terbarukan, mampu mengurangi penggunaan sumber daya
alam. Dalam konteks ini, untuk mencapai sistem transportasi darat tersebut, ada
beberapa hal yang perlu dijalankan, di antaranya;
a.
Rekayasa lalu lintas.
Rekayasa lalu lintas khususnya
menentukan jalannya sistem transportasi yang direncanakan. Penghematan energi
dan reduksi emisi pencemar dapat dioptimalkan secara terpadu dalam perencanaan
jalur, kecepatan rata-rata, jarak tempuh per kendaraan per tujuan (vehicle mile
trip dan passenger mile trip), dan seterusnya. pola berkendara (driving
pattern/cycle) pada dasarnya dapat direncanakan melalui rekayasa lalu lintas..
b.
Pengendalian pada sumber (mesin
kendaraan).
Jenis kendaraan yang digunakan
sebagai alat transportasi merupakan bagian di dalam sistem transportasi yang
akan memberikan dampak bagi lingkungan fisik dan biologi akibat emisi
pencemaran udara dan kebisingan. Kedua jenis pencemaran ini sangat ditentukan
oleh jenis dan kinerja mesin penggerak yang digunakan.
c.
Pengendalian energi transportasi
Besarnya intensitas emisi yang dikeluarkan
kendaraan bermotor selain ditentukan oleh jenis dan karakteristik mesin, juga
sangat ditentukan oleh jenis BBM yang digunakan. Seperti halnya penggunaan LPG,
akan memungkinkan pembakaran sempurna dan efisiensi energi yang tinggi. Selain
itu dalam rangka upaya pengendalian emisi gas buang, bila peralatan retrofit
digunakan, diperlukan syarat bahan bakar, khusus yaitu bebas timbal.
Dalam
bidang transportasi ini contoh aplikasi lain teknologi bersih yang ramah
lingkungan juga dapat diterapkan pada kendaraan hidrogen, mobil surya, dan
mobil listrik.
a.
Kendaraan
Hidrogen
Kendaraan hidrogen adalah kendaraan
yang mempergunakan gas hidrogen sebagai bahan bakarnya. Pada dasarnya kendaraan
seperti ini ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar konvensional
seperti minyak yang biasanya akan menimbulkan polusi dan efek rumah kaca.
b.
Mobil Surya
Mobil Tenaga Surya “Solar Car”
atau tenaga matahari, yaitu tipe kendaraan listrik yang memakai tenaga matahari
untuk sumber dayanya. Daya matahari ditangkap dengan memakai panel sel surya
lalu dipakai untuk menggerakkan motor listrik yang berperan untuk memutar roda.
c.
Mobil Listrik
Kendaraan listrik adalah kendaraan
yang menggunakan satu atau lebih motor listrik atau motor traksi sebagai tenaga
penggeraknya. Ada 3 macam kendaraan listrik yang sekarang ada di pasaran, yaitu
mobil listrik yang mendapatkan tenaga dari stasiun pengisian luar, mobil
listrik yang mendapatkan tenaga dari listrik yang disimpan yang tenaga awalnya
dari sumber luar, dan mobil listrik yang mendapatkan tenaga listriknya dari
generator listrik, misalnya mesin pembakaran dalam (disebut juga kendaraan
listrik hibrida), atau sel hidrogen.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus